LPPM Universitas PGRI Semarang
(024) 8316377
lppm@upgris.ac.id

1.218 Mahasiswa UPGRIS Ikuti KKNT Covid-19 Literasi dan Numerasi

Kkn upgris

Pelepasan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN T) Covid-19 Literasi dan Numerasi periode Agustus sampai dengan September 2020 dilakukan secara luring dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan secara daring melalui aplikasi zoom dan streaming TV UPGRIS.

KKN Tematik merupakan upaya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud dalam penanganan Covid-19 melalui program relawan Covid-19 Nasional (RECON). KKN Tematik ini sebagai implementasi Tridharma perguruan tinggi melalui kebijakan Kampus Merdeka, Merdeka Belajar, Ditjen Dikti Kemendikbud berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI), Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI), Forum Pengurangan Resiko Bencana Perguruan Tinggi, Pemda dan dengan dukungan dari Perguruan Tinggi khususnya UPGRIS dan berbagai pihak.

Maka UPGRIS setelah menerima sosialisasi dalam kurun waktu 2 hari, sebanyak 1218 mahasiswa terbagi menjadi 103 kelompok dengan didampingi 45 DPL KKNT, mahasiswa telah mendaftar dan terverifikasi mengikuti kegiatan KKN T ini yang tersebar di wilayah Indonesia asal domisili masing-masing  meliputi  Provinsi Jawa Tengah,Jawa Barat, Jawa Timur, Jakarta, Bangka Barat, Belitung Timur, Bengkulu Selatan, Waringin Barat, Lampung, Jambi, Palangkaaraya, Batam, NTT, Aceh.

Tujuan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) yang terkait dengan Covid-19 dan literasi dan numerasi. KKNT ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi perguruan tinggi, pemerintah dan stakeholders (hingga tingkat wilayah Dasa Wisma/RT/RW) dalam upaya penanganan Covid-19, khususnya untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran tentang Adaptasi Kebiasaan Baru untuk masyarakat. KKNT ini diharapkan dapat mendorong kontribusi konkrit mahasiswa sebagai agent of change untuk mewujudkan masyarakat yang aman dan produktif dalam menghadapi pandemi. Literasi dan Numerasi diharapkan mahasiswa dapat membantu pembelajaran siswa SD di domisili masing-masing. Program ini mahasiswa memilih KKNT Covid-19 Literasi dan Numerasi secara daring, Luring dan perpaduan Daring dan Luring.

Rektor Dr Muhdi SH MHum menyampaikan bahwa  UPGRIS harus mengambil pilihan untuk menjadi bagian dari upaya bangsa ini melawan korona. “UPGRIS menawarkan untuk siap mengikuti KKN Tematik covid 19. Sesuai dengan ketentuan para mahasiswa akan di tempatkan di daerah masing-masing. Tersebar diberbagai daerah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera, DKI, Kalimantan, hingga Sulawesi. Semoga kehadiran mahasiswa UPGRIS membantu pemerintah dalam menangani pandemi virus korona. Satu hal yang penting, mahasiswa mampu memberikan literasi terhadap covid-19 dengan baik. Mampu menyadarkan masyarakat lebih disiplin tentang kesehatan dengan protokol kesehatan. Mahasiswa UPGRIS yang berasal dari pendidikan akan membantu peran serta orang tua dalam mendidik anaknya dalam belajar,” imbuhnya.

Waktu pelaksanaan selama 1 bulan mulai tanggal 18 Agustus s.d 17 September 2020 dengan pelaporan melalui Web RECON KEMDIKBUD dan SIP/SPADA UPGRIS dilanjutkan dengan Pelaporan dan Seminar Sharing dilaksanakan minggu 4 September 2020

Arisul Ulumuddin MPd  Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat dan KKN UPGRIS menyampaikan DPL dan mahasiswa telah dibekali dengan materi pembekalan baik secara nasional , interna. “materi tersebut meliputi, keilmuan dasar Covid 19 dan pencegahan, implementasi adaptasi kebiasaan baru, kebijakan pemda penanganan covid-19, kesehatan masyarakat, Ketahanan pangan dan ekonomi, pendidikan selama pandemi dan pendampingan belajar dari rumah siswa SD, administrasi dan monev KKN T,”tuturnya.